Ngupil Vs ML


Pada hari minggu sore di rumah suatu keluarga yang tenang dan tentram. Sambil meminum segelas kopi si ayah dan anak nya mengobrol dan bercanda di teras rumah, berikut perbincangan santai keduanya

Anak: “Yah, Kenapa sih making love (ML) itu enak banget (katanya)?”
Ayah:“Knp km bertanya sprti itu nak”?

Anak:“Pengen tau aja yah,?”
Ayah: “Wah, itu kayak sensasi waktu kamu ngupil pake jari kamu, Nak.”

Anak: “Trus, kenapa cewek lebih menikmatinya, Yah?”
Ayah: “Karena waktu kamu ngupil, yang kerasa paling enak khan hidung kamu dan bukan jari pada jari kamu.”

Anak: “Terus, kenapa cewek benci banget amit-amit jabang bayi kalo mereka diperkosa?”
Ayah: “Seperti kalo kamu di jalan ketemu orang asing, trus orang asing itu pengen ngupilin hidung kamu Yahe jarinya dia… ngeselin khan?”

Anak: “Kenapa cewek nggak bias atau nggak mau gituan waktu mereka lagi datang bulan?”
Ayah: “Kalo hidung kamu berdarah, kamu masih pengen terus ngupil?”

Anak: “Katanya, semakin banyak sperma laki-laki yang keluar waktu orgasme, semakin besar kenikmatannya. Bener nggak sih, Yah?”
Ayah: “Semakin besar upil yang kamu dapet waktu ngorek, semakin puas nggak kamu?”

Anak: “Kenapa cowok nggak suka pake kondom waktu mereka making love?”
Ayah: “Kamu suka nggak ngupil pake sarung tangan?”

Anak: “Wahhh Ayah pinter banget deh… ternyata Ngupil beda tipis sama ML ya?.”
Ayah: “Memang iya. Nah, kamu kan masih kecil, jadi kalo tiba-tiba pingin ML dan gak punya penyaluran, ngupil aja dulu ya?”

sumber : mbah google

, , , ,

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: